Pola keyakinan masyarakat Tionghoa terhadap Tatung pada perayaan Cap Go Meh di kota Singkawang

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan dasar keyakinan masyarakat Tionghoa terhadap Tatung pada perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendasari keyakinan masyarakat Tionghoa terhadap Tatung pada perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpul data wawancara mendalam. Subjek pada penelitian ini yaitu tiga orang Tatung dan tujuh orang masyarakat Tionghoa. Teknik analisis data berupa reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dasar keyakinan masyarakat Tionghoa yaitu adanya ramalan yang akan terjadi, penyembuhan, petunjuk mencari nafkah, pemberian nama toko, mengusir roh jahat, hanya Tatung yang bisa memberi mantra bagi orang Tionghoa yang meninggal, 2) faktor-faktor yang mendasari masyarakat Tionghoa meyakini Tatung yaitu pengalaman terdahulu, keyakinan terhadap Dewa, budaya turun temurun.

Keywords

Pola Keyakinan, Tatung

References

Andriani, Aghata. (2013). Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh. Pada http://www.bahasamandarincenter.com/perayaan-sejarah-cap-go-meh/. Di download pada tanggal 20 Februari 2017 pukul 15.10 WIB.

Dhammananda, Sri. (2003). Keyakinan Umat Buddha. Kuala Lumpur: Yayasan Penerbit Karaniya.

Harningsih, Tri. (2014). Asal Usul dan Sejarah Perayaan Cap Go Meh. Pada http://www.sayangi.com/fitur/tahukah-anda/read/17890/asal-usul-dan-sejarah-perayaan-cap-go-meh. Di download pada tanggal 20 Februari 2017 pukul 13.18 WIB.

Sjamsuri. (1989). Pengantar Teori Pengetahuan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Suriasumantri, Jujun S. (2001). Ilmu Dalam Perspektif. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Moleong, Lexi. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosadakarya.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

DOI : https://doi.org//186